Tolong Klik Kalau Sayang Saya :)

Saturday, July 6, 2013

Surabaya - Kami datang, kami sentuh dan kami rasa keindahannya - Hari keempat (pagi)

Maaf entry ni banyak info dan banyak gambor sila bertabah

Masjid Cheng Ho 

Hari ni hari terakhir kami disini. Sob..Sob.. kami sebenarnya sudah berada ditengah-tengah bandar Surabaya.Semalam kami check in di Sparkling Backpacker Hostel. Harga? Jangan ditanya sebab semua dah masuk dalam harga pakej kami. Tapi oklah hostel ni. Sering aku membayangkan hostel backpacker ni menekankan konsep sharing bilik tapi yang ni share berdua jer. Oklah kot dan paling penting ada breakfast.

Oh  masa kami breakfast ada mamat dari Ireland. Tindal namanya. Dia berbasikal hampir setahun dari Ireland dan akan menghabiskan perjalanannya di Australia. Perghhh mantop!... Katanya di Malaysia dia sukakan cendol dan sukakan suasana di Penang. Hehehe.. kalau dia dapat minum Teh Tarik.. aku rasa mau dia terus stay kat Malaysia.

Owh disebabkan hari ni hari last jadi kami gunakan sepenuhnya masa yang ada untuk melawat sekitar bandar Surabaya. Hari ni Masjid Cheng Ho dan Masjid Sunan Ampel. Masjid Cheng Ho di Surabaya ada dua ya. Satu di bandar Surabaya dan satu lagi di Pasuruan. Leh refer kat sini masjid Cheng Ho . Masa kami ke sana, ia dalam proses pembaikan. Tapi kami tetap boleh eksplore keseluruhan Masjid Cheng Ho. 


Moh layan gambor la... 

Nakhoda bawaku ke arah Timur

masjidnya kecil je...




mengintai Awa dari celahan besi..

saya amat merindui bunyi pukulan beduk ini. Di kampung saya beduk hanya dipukul sekali pabila azan maghrib dimusim puasa saja.




Yang aku perasan ialah masjid ini meriah dengan warna-warnanya. Dan warna merah banyak memainkan peranannya. 


Highlight 
Aku sukakan tempat wuduk ni. Ada tempat meletak kaki bila berwuduk. Kalaulah Malaysia boleh buat macam ni sudah tentu orang tua atau orang berbadan besar tidak susah mengambil wuduk... 



Masjid Sunan Ampel

Selepas puas mengeksplore Masjid Cheng Ho di Surabaya, kami ke Masjid Sunan Ampel. Boleh refer  disini masjid sunan ampel. Dari pembacaan aku bolehlah dikatakan bahawa masjid ini menjadi masjid paling ramai pengunjungnya dan terkenal dengan salah satu wali songo iaitu Sunan Ampel. 

Terletak dicelah kota Surabaya, supir kami menyelit-yelit jalan disekitar kawasan rumah orang akhirnya kami tembus di masjid itu. Jadi aku tak dapat ambil gambar penuh masjid ni. Tapi tak per kite boleh eksplore isi dalam Masjid Sunan Ampel.

Masjid Sunan Ampel menjadi titik pertemuan antara Masjid, Perkampungan Arab dan Kubur Wali disitu dan juga tempat pertemuan sesama Islam disini. 

Ok sinonim dengan jolokan wali songo. Aku rasa orang-orang jawa pasti faham pasal wali songo. So tak perlulah aku ceritakan pasal dia sebab aku pun tak pandai. Hehehe.. 


Kami sempat menunaikan solat dan aku sempat mengambil beberapa keping gambar disini.. Keadaan masjid ini sangat bersih...







luas dan besarkan? Tapi tidak ramai orang disini (TT)
Kami ke sekitar Sunan Ampel. Dan mendapati wah ramainya orang disini.. Kemana tujuan mereka? Siap ada link jalan sehala.

Disinilah mereka pergi. Ke kuburan Sunan Ampel. Saya rasa hampir ratusan orang disini menyedekahkan zikir dan surah pilihan. Bertuah empunya nama Sunan Ampel. Al-Fatihah



Disini juga sebenarnya ada makam seperti makam
Sunan Ampel (sinonim dengan nama wali songo) -Paling ramai pengunjungnya.
Mbah Sholeh pula riwayatnya
Mbah Sholeh adalah tukang sapu masjid Ampel. Lantai masjid sangat bersih.
Ketika Mbah Sholeh wafat, beliau dikubur di depan masjid. Masjid sejak peninggalan Mbah Sholeh menjadi kotor. Kemudian kata-kata Sunan Ampel. "Jika Mbah Sholeh masih hidup tentulah masjid ini menjadi bersih."


Mendadak Mbah Sholeh ada di pengimaman masjid sedang menyapu lantai. Seluruh lantaipun selanjutnya menjadi bersih sekali. Orang-orang pada heran melihat Mbah Sholeh hidup lagi.


Beberapa bulan kemudian Mbah Sholeh wafat lagi dan dikubur di samping kuburannya dahulu. Masjid menjadi kotor lagi, kemudian terucaplah kata-kata Sunann Ampel seperti dulu, Mbah Sholeh pun hidup lagi. Hal ini berlangsung beberapa kali sehingga kuburannya ada delapan.


Pada saat kuburan Mbah Sholeh ada delapan, Sunan Ampel meniggal dunia. Beberapa bulan kemudian Mbah Sholeh meninggal dunia, sehingga kuburan Mbah Sholeh ada sembilan. Kuburan yang terakhir di ujung paling Timur.

 
Mbah Bolong
Suatu ketika ada perselisihan saat pembangunan Masjid Ampel dalam menentukan arah kiblat. Konon saat itu Sunan Ampel dan sejumlah santri senior sedang berdebat untuk penentuan arah kiblat masjid.

Kemudian Mbah Bolong datang untuk menengahi perdebatan itu. Saat itu, Mbah Bolong langsung menunjuk tembok dan terlihat Kakbah. "Saat itulah langsung disepakati arah kiblat masjid hasil dari Mbah Bolong," kata Baidowi. - See more at: http://suar.okezone.com/read/2011/08/15/345/492076/mbah-bolong-penunjuk-arah-kiblat-masjid-sunan-ampel#sthash.5BdNH2RB.dpuf
Mbah Bolong pula terkenal kerana ketika ahli masjid berdebat mengenai penentuan arah kiblat, Mbah Bolong telah menunjukkan satu tembok dan kelihatanlah Kaabah.

salah satu makam yang ada disana. Credit to Ankel Gugel
Aku menghormati kefanatikan mereka. Bagi pendapatku biarlah mereka terus mengagungkan pemimpin mereka tapi diharap tidak sampai menyeleweng dari landasan sebenar. Disetiap makam aku sedekahkan al-fatihah. Semoga roh mereka tenang disana.

Suatu ketika ada perselisihan saat pembangunan Masjid Ampel dalam menentukan arah kiblat. Konon saat itu Sunan Ampel dan sejumlah santri senior sedang berdebat untuk penentuan arah kiblat masjid.

Kemudian Mbah Bolong datang untuk menengahi perdebatan itu. Saat itu, Mbah Bolong langsung menunjuk tembok dan terlihat Kakbah. "Saat itulah langsung disepakati arah kiblat masjid hasil dari Mbah Bolong," kata Baidowi. - See more at: http://suar.okezone.com/read/2011/08/15/345/492076/mbah-bolong-penunjuk-arah-kiblat-masjid-sunan-ampel#sthash.5BdNH2RB.dpuf
Suatu ketika ada perselisihan saat pembangunan Masjid Ampel dalam menentukan arah kiblat. Konon saat itu Sunan Ampel dan sejumlah santri senior sedang berdebat untuk penentuan arah kiblat masjid.

Kemudian Mbah Bolong datang untuk menengahi perdebatan itu. Saat itu, Mbah Bolong langsung menunjuk tembok dan terlihat Kakbah. "Saat itulah langsung disepakati arah kiblat masjid hasil dari Mbah Bolong," kata Baidowi. - See more at: http://suar.okezone.com/read/2011/08/15/345/492076/mbah-bolong-penunjuk-arah-kiblat-masjid-sunan-ampel#sthash.5BdNH2RB.dpuf
Kemudian kami ke Perkampungan Arab/Pasar Arab. 
Masa ni mata terbukak besar-besar sebab jubah-jubahnya dahlah cantik dan murah sangat. Dalam RM 40 ke atas. Tapi disebabkan aku tak menjumpai sebarang money changer (aku bawa duit dalam 2 juta rupiah jer) jadi terpaksa menahan segala nafsu serakah. Hahaha... Opps kebanyakan peniaga disini berdarah kacukan arab. So ramailah yang aku jumpa kacak-kacak dan cantik-cantik. Ya Habibi Ya Maulana, ada putih ada hitamla (sambil geleng-geleng kepala macam cerita P. Ramlee)

Kebanyakan barangan yang dijual disini seperti jubah, kain sembahyang, kopiah, jubah lelaki, tasbih, kurma dan pelbagai barangan hai boleh didapati disini.





Telekung design baru. Telekung design bali katanya













bersambung

Suatu ketika ada perselisihan saat pembangunan Masjid Ampel dalam menentukan arah kiblat. Konon saat itu Sunan Ampel dan sejumlah santri senior sedang berdebat untuk penentuan arah kiblat masjid.

Kemudian Mbah Bolong datang untuk menengahi perdebatan itu. Saat itu, Mbah Bolong langsung menunjuk tembok dan terlihat Kakbah. "Saat itulah langsung disepakati arah kiblat masjid hasil dari Mbah Bolong," kata Baidowi. - See more at: http://suar.okezone.com/read/2011/08/15/345/492076/mbah-bolong-penunjuk-arah-kiblat-masjid-sunan-ampel#sthash.5BdNH2RB.dpuf
Suatu ketika ada perselisihan saat pembangunan Masjid Ampel dalam menentukan arah kiblat. Konon saat itu Sunan Ampel dan sejumlah santri senior sedang berdebat untuk penentuan arah kiblat masjid.

Kemudian Mbah Bolong datang untuk menengahi perdebatan itu. Saat itu, Mbah Bolong langsung menunjuk tembok dan terlihat Kakbah. "Saat itulah langsung disepakati arah kiblat masjid hasil dari Mbah Bolong," kata Baidowi. - See more at: http://suar.okezone.com/read/2011/08/15/345/492076/mbah-bolong-penunjuk-arah-kiblat-masjid-sunan-ampel#sthash.5BdNH2RB.dpuf

No comments:

Post a Comment